Gaza..Gaza…Gaza…

Sudah lebih dari sepekan, Israel membombardir rakyat Palestina. Sudah lebih dari 573 jiwa melayang, syahid, menuju ke haribaan-Nya. Lebih dari 2500 orang terluka. ah…sampai kapan Palestina harus menangis..sampai kapan Palestina harus terus berduka.

Aku jadi terkenang ketika masih kecil dulu, Mbah Kung yang suka nonton Dunia Dalam Berita-nya TVRI, selalu ngomel2  kalo melihat Israel yang keras kepala tak mau melepaskan tanah Palestina. Kata Beliau…”dasar penjajah!, nakalan terus koyo londo!” (dasar Penjajah…curang seperti Belanda, pen.)

Ya…Palestina sudah berduka sejak aku belum lahir, dan terus berduka hingga aku setua ini. Tak terbayangkan bagaimana mencekamnya Palestina. Tak terperikan bagaimana derita anak2 di jalur Gaza sekarang ini. Menjadi yatim piatu, menjadi sebatang kara…..ah…deritamu……..

Sementara, disekitar Gaza, Mesir hidup nyaman sentosa. Tak peduli dentuman di Gaza yang konon bahkan sampai memecahkan kaca2 rumah penduduk Mesir. Pemerintahannya begitu bungkam, begitu buta, begitu tuli. Hingga rakyatnya berdemo menolak blokade perbatasan Rafah-pun mereka tetap tak bergeming. Sementara para Pemimpin Arab, pun setali tiga uang. Hanya bisa mengutuk, hanya bisa mengusulkan agar Mahmoud Abbas sang Presiden Palestina membawa proposal perdamaian ke PBB. Bah…PBB??? 😦

Apa sih yang bisa diharapkan dari PBB, jika masih ada hak veto untuk  negara2 yang notabene pendukung Israel?. Apa sih gunanya PBB jika selalu kalah dengan Amerika yang nyata-nyata malah menyalahkan dan menuduh Hamas sebagai biang peperangan? PBB tak pernah punya nyali jika sudah menyangkut nasib Palestina. PBB selalu mendadak mandul jika sudah menyangkut umat Islam. Tak ingatkah para pemimpin Arab itu, bagaimana PBB hanya seperti seekor ayam ketika menyangkut  Somalia, Ethiopia, Bosnia, Chechnya, Sudan…….

Ah…mungkin Allah sedang mentertawakan para pemimpin Arab yang sudah diberinya kenikmatan dunia yang melimpah itu. Mungkin Allah terlalu sayang dengan warga Gaza sehingga Ia tidak kuat menahan rindu untuk segera bertemu mereka. Mungkin Allah juga sedang memperingatkan umat Muhammad untuk segera tersadar dari kebodohan dan ketidakpeduliannya melalui darah-darah yang mengalir dari muslimin dan muslimah Gaza.

Ah…kapankah Palestina lepas dari deritanya? Hanya janji Nya, yang telah menentukan bahwa Palestina adalah tanah yang terpilih yang akan mendapatkan kemenangannya. Berjuanglah…Saudaraku, Kalian taklah sendiri. Meski para pemimpin Arab hanya diam melihat deritamu namun  kami Saudara-saudaramu sedunia akan terus berusaha membantumu dengan segala yang kami mampu. Janji Allah pasti nyata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s