Falling in love with someone else ????

wee…judulnya nih sebenernya syeremmm buat yang udah married, tapi buat bahan perenungan oke juga sih…asal mulanya begini…aku berempat sama temenku (women) lagi JJJ (jalan-jalan Jumat maksudnya…) di atrium.. waktu itu kita lagi nungguin temen yang lagi nyari buku di Gunung Agung. Secara gak sadar kita berdiri di depan sebuah spanduk (or apa ya namanya???) yang lagi promosiin buku bergenre novel psikology Islam, nah… salah satu judul buku itu adalah ‘Kisah Cinta Yusuf dan Zulaikha’. Tiba-tiba seorang temen nyeletuk..’eh..inikan kisah tentang wanita yang sudah bersuami lalu dia jatuh cinta lagi sama laki-laki lain’ aku jawab aja ‘iya emang, trus kenapa?’ ‘Enggak, tiba-tiba aja aku mikir, gimana ya perasaan seorang wanita yang udah bersuami tapi ketiban sial musti merasakan jatuh cinta lagi, sama lelaki lain pula.’ Aku langsung terdiam, tapi dalam hati kepikiran juga. and then seorang temen lagi ngomong ‘ ya enggak apa-apalah, namanya juga cinta. mana ada sih orang yang bisa mengelak dari rasa itu. cuma yang musti dipikirkan adalah bagaimana cara me-menej prasaan itu biar nggak keterusan!’. We..lah..bener juga yaa… maksudku perempuan mana sih yang pingin jatuh cinta lagi setelah dia menikah ? kurasa gak ada deh..yang ada pasti keinginan untuk tetap setia pada sang suami, kalo kemudian dia ‘terpaksa’ harus jatuh cinta lagi pada lelaki lain, pasti itu suatu ‘kesialan’ semata. Seperti yang temanku bilang, jika baby cupid (mitos orang yunani itu loh…) sudah melepaskan anak panahnya tak seorangpun yang bisa mengelak, kalo pas si baby berbaik hati melepaskan panahnya pada orang yang belum married, itu sih gak masalah malah mungkin itu adalah ‘hadiah terindah’ yang sudah lama dinanti, tapi kalo pas panahnya salah sasaran? ya emang kita kudu pandai2 me-menej rasa itu. Gak boleh sampe keterusan karena bisa menyakiti pasangan kita, bahkan mungkin menyakiti anak-anak kita. So, aku bilang ‘kalo gitu, mungkin yang bisa diambil adalah semangat dari cinta itu kali yaa…?’ temen-temenku manggut2. Bener gak sih ? Bukankah kalo orang jatuh cinta itu selalu merasa bersemangat, selalu merasa ingin melakukan yang terbaik, selalu merasa ada harapan de el el. bahkan Prof.DR. Dadang Hawari menyamakan orang yang lagi nge-fly karena drug itu sama dengan orang yang lagi jatuh cinta dimana hormon-hormon yang memacu rasa happy, semangat terpompa dengan deras ke otak. Tapi, tentu saja aku gak mau kalo sampe ketiban sial kayak gitu, oh God, please don’t!
“Allahu Rabbi, Dzat Yang Maha membolak-balikkan hati manusia, tolong tetapkan hatiku hanya pada yang telah Engkau pilihkan buatku. Mantapkan hati ini hanya pada permata-permata hatiku. Butakan hatiku pada segala sesuatu yang mungkin Engkau lebihkan pada hambamu yang lain, ringankan hati menerima segala yang telah Engkau anugerahkan padaku dan berikanlah aku cinta seluas samudera untuk keluargaku.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s