Ramadhan-ku

Ramadhan tahun ini seharusnya aku bisa menjelangnya dengan penuh bahagia
karena aku pernah berharap penuh pada seseorang akan terlaksananya sebuah urusan yang kudelegasikan padanya
Ramadhan tahun ini seyogyanya kusambut dengan penuh suka cita
karena aku pernah bermimpi menjalin kerjasama yang baik dengannya
Ramadhan tahun ini semestinya kuterima tanpa harus merepotkan keluargaku yang nun jauh disana
karena aku pernah berhayal tetap bisa beraktifitas penuh karena kehadiran dan bantuannya
Tapi ternyata…
Ramadhan tahun ini kujelang hanya dengan separuh bahagia
Ramadhan tahun ini kusambut hanya dengan separuh suka cita
Ramadhan tahun ini kuterima dengan harus kembali menghadirkan sosok yang paling kucintai dan yang paling tak ingin aku bebani dengan segala kerepotan dan kelelahan.
Allahu Rabbii…
Semestinya aku tahu aku salah mengharapkan selain pada-Mu
Semestinya aku tahu aku salah mengandalkan selain pada-Mu
Dan yang paling parah tak semestinya aku menjelang ramadhan-Mu dengan kebahagiaan yang tak sepenuh rasa
Allahu Rabbii…
Sesungguhnya aku mencintai ramadhan-Mu
Sesungguhnya aku selalu menanti bulan yang Engkau sucikan ini dengan penuh pengharapan
Allahu Rabbii….
Mungkin ini teguran-Mu
Ampuni kekhilafanku
Ampuni ketidak tulusanku menerima Ramadhan-Mu kali ini
Ampuni aku dan ajarilah aku menerima teguran-Mu dengan keihklasan yang sepenuh hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s