My biggest dream

Kalo kemarin aku menuliskan tentang my big dream, kali ini aku pingin banget nulisin my biggest dream…🙂 . Dulu banget sih, waktu masih lajang aku sering banget ngunjungin panti asuhan, main sama bayi-bayi yang tinggal dipanti itu. Kadang disela bermain main itu aku merasa sangat trenyuh menyaksikan keluguan dan kelucuan mereka. yang terlintas dibenakku kala itu adalah alangkah sedihnya bayi-bayi itu saat mereka tahu kalo mereka tidak punya orang tua yang bisa mereka panggil ibu/bapak kelak. Apa yang mereka rasakan kala mereka ingin bermanja-manja namun tak ada tempat untuk itu. Dulu juga sempat terlintas dihatiku untuk mengadopsi satu dari sekian bayi mungil yang ada dipanti itu, tapi tak terlaksana karena terbentur aturan bahwa orang yang mengadopsi harus sudah berumah tangga. Sebenarnya aku agak takut menuliskan impian ini karena untuk mewujudkannya resikonya berat yaitu selain harus kuat secara finansial juga diperlukan kesabaran yang luar biasa. Bismillah..ya aku ingin mempunyai rumah yang bisa menampung anak2 yang ditakdirkan tidak mempunyai orang tua/keluarga di dunia ini. Dengan kata lain aku ingin bisa menjadi orang tua untuk mereka. memberikan kasih sayang dan kedamaian serta kesejahteraan untuk mereka. Tapi yah..itulah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s