Gara2 surfing jadi tahu banyak tentang ‘WILTON’

iya nih…pertamanya sih karena ketemu blog-nya bunda Inong (almarhumah) jadi tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang ‘per-cake-kan’, terus kenal sama blog-nya Riana, lalu NCC, terus Rina Rinso…eh..keterusan deh jadinya kenal sama “Wilton” si produsen segala pernak-pernik cantik kue yang berpusat di New York…mulai dari fondant (eh..ini sih jasanya bunda Inong, tapi kenapa sekarang blog beliau nih susah banget yaaa dibukanya???)Ā  terusĀ  ganache, lalu tip untuk membentuk beragam pola/ hiasan cake (kalo di Indonesia lebih dikenal denganĀ  nama ‘spuit’)Ā  terusĀ  fondue….(itu tuh yang buat mengalirkan coklat kayak air mancur) terus meluncur terus ke alamat2 toko TBK (toko bahan kue n pernak-perniknya) –nyotek dari blognya mbak Riana, yang ternyata juga nyontek dari blog-nya NCC– nah..kebetulan salah satu toko ini ada diseputaran kantorku jadinya hari ini aku klinong2 kesana…n..dapet deh yang namanya tip bikinan wilton. emang harganya jauh lebih mahal dari buatan lokal tapi emang (satu tip ukuran besar Rp. 15.000Ā  n yang ukuran medium Rp 8.500) bahannya lebih kokoh… terus iseng-iseng nyariin si lazy Susan..(itu tuh.. meja bulat yang bisa berputar untuk menghias cake….) ternyata mahalnya boooo…untuk ukuran sedang terbuat dari plastik aja harganya 125.000 perak terus cetakan kue bentuk mobil 225.000 perak (nih toko emang Wilton minded!!!)…walah..walah… aku jadi sempet mundur untuk melanjutkan petualangan ini..jadi terlintas dibenak kalo ternyata untuk menjadi ‘tukang kue’ yang bagus seperti mbak Fatmah Bahalwan itu (suhu di NCC)Ā  perlu modal yang lumayan besar tapi kutepis sendiri juga akhirnya karena dengan cepat pula terlintas bahwa untuk peralatan seperti itu yang bikinan lokal juga banyak dan bagus pula asal kita mau sedikit bersusah ria hunting seperti ke toko 8 di SBY (nih toko juga baru kukenal dari blog NCC padahal aku orang SBY asli tapi gak pernah denger sama sekali tentang toko ini). Eh..kuterusin dulu yaa ceritanya.. lalu mataku menangkap seperangkat alat untuk menghaluskan permukaan kue mulai dari smoother, spatula, de el el…yang harganya gak kalah mencengangkan..padahal untuk produk sejenis di toko Melati di Pasar Baru harganya bisa cuma separohnya! phhhuiihhh….meski begitu aku masih tetap ingin bercengkrama dengan per-cake-kan ini terutama karena si Shaolin mau ultah bulan mei ini dan pinginnya sih aku bisa bikinin birthday cake berbentuk Thomas si kereta uap kesukaannya…moga2 tercapai, amiiinn…

Bila Ibu Boleh Memilih

Bila Ibu Boleh Memilih

Anakku,

Bila ibu boleh memilih

Apakah ibu akan berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu

Maka ibu akan memilih mengandungmu…

Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah

Sembilan bulan nak…engkau hidup diperut ibu

Engkau ikut kemanapun ibu pergi

Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan

Engkau ikut menendang dinding rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman,

karena ibu kecewa dan berurai air mata

Anakku,

Bila ibu boleh memilih

Apakah ibu harus operasi caesar atau ibu harus berjuang melahirkanmu

Maka ibu akan memilih berjuang melahirkanmu

Karena menunggumu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu

Adalah seperti menunggu antrian panjang memasuki salah satu pintu surga

Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan keluar dunia sangat ibu rasakan

Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua

Malaikat tersenyum di antara peluh dan erangan rasa sakit,

Yang sakitnya tak akan pernah bisa ibu seritakan kepada siapapun

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia

Saat itulah….saat yang paling membahagiakan

Segala sakit dan derita sirna melihat dirimu yang merah,

Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan

Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu

Anakku,

Bila ibu boleh memilih

Apakah ibu berdada indah,

Atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,

Maka ibu memilih menyusuimu,

Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hiduomu

Dengan tetesan-tetesan dan tegukan-tegukan yang sangat berharga

Merasakan kehangatan bibir dan badanmu di dada ibu dalam kantuk ibu,

Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak akan pernah bisa rasakan

Anakku,

Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang meeting

Atau di rumah duduk du lantai menemanimu menempelkan puzzle yang berkeping

Maka sebenarnya ibu memilih bermain puzzle denganmu

Tetapi anakku…

hidup memang pilihan….

Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana di rumah

Maka maafkanlah nak…

Maafkan ibu…

Maafkan ibu….

Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,

Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang

Percayalah nak…

Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu

Percayalah nak…

Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu

Ratih Sanggarwati

Jakarta, 21 Agustus 2004

hiks..hiks…hiks…nelangsa nih…..ngerasa banget deh…..

Umi Athiyah, where are you now ?

Bener2 deh… hari ini aku kangen berat sama sobat karibku di Bandung dulu… Umi.. where are u now ? I miss u so much but i don’t know where or how i can call u….hik.hik..hik…kalo lu baca blog ini tolong dong… contact me……aku bener2 gak tau lagi dimana dirimu kini.. apa masih di bdg or udah come back ke Sby? udah nikah blom? or malah udah punya “buntut”? terakhir kali kuingat kalo dirimu masih setia di yayasan telkom di gerlong…terakhir kost di jl. gagak no.11-13 (kalo gak salah inget lhooo…) abis itu udah deh… nge-blank banget… terakhir kali ketemu mbak Eni, aku tanya apa punya no. HP-mu dia bilang gak tau..uhhhhh…sedihnya….

Chocolate Tart Cake

Hampir lupa nih, hari sabtu minggu kemarin (10 Maret 2007) aku coba mraktekin bikin kue yang resepnya hasil ngintip dapurnya bunda Inong. dengan bantuan Mbak Tri (babysitter-nya dedek) and Teh juju (Nanny-nya si SHaolin) plus bantuan ayah kita rame-rame nguplek bahan2 di dapur. Setelah adonan selesai aku nanya “kak, kuenya mau dicetak pake cetakan bulat atau love ?” “pake yang bulet aja bu!” akhirnya ya udah tuh adonan ditumplekin ke cetakan bulat yang sebenarnya ukurannya gak sesuai dengan ukuran resepnya. awalnya aku bilang ke mbak Tri untuk mengisi sepertiga dari ukuran loyang tapi berhubung mbak tri bilang kalo sisanya terlalu sedikit akhirnya dengan berat hati aku bilang ‘ya udah tumplekin semuanya’ dengan perasaan ketar-ketir kalo kue itu nantinya pasti luber…tapi ya udahlah namanya juga lagi percobaan akhirnya dimasukin juga tuh loyang ke dalam oven yang udah dipanasin sembelumnya. 15 menit berlalu, whoaaaa……si adonan mulai meluber, untungnya ada loyang lain dibawahnya jadi gak sampe nempel di dasar oven..akhirnya ..TING ! tanda waktu kerja si oven telah selesai. kubuka pintu oven dan kutusuk adonan dengan ujung lidi untuk memastikan kematangannya..ya ampyuuun, bagian dalamnya masih basah! olala…terpaksa diputer lagi timer 30 menit setelah sebelumnya luberannya dibersihin dulu. dan akhirnya setelah menunggu dengan H2C -harap2 cemas…:-) matang juga tuh kue… berhubung hari telah siang dan itu berarti waktu bobo buat kakak n adek diputusin untuk menghias kue keesokan harinya…..

Khadijah, The True Love Story Of Muhammad

“Wahai anak pamanku, aku berhasrat untuk menikah denganmu atas dasar kekerabatan, kedudukanmu yang mulia, akhlakmu yang baik, integritas moralmu dan kejujuran perkataanmu”. (Perkataan Khadijah ketika melamar Rasulullah saw)

“Tidak. Demi allah, aku tidak pernah mendapat pengganti yang lebih baik daripada Khadijah. Ia yang beriman kepadaku ketika semua orang ingkar. Ia yang memercayaiku tatkala semua orang mendustakanku. Ia yang memberiku harta pada saat semua orang enggan memberi. Dan darinya aku memperoleh keturuna, sesuatu yang tidak kuperoleh dari istri-istriku yang lain.” (Perkataan Rasulullah saw. mengenai Khadijah)

Buku ini berkisah tentang perjalanan rumah tangga Nabi Muhammad SAW dan Khadijah r.a. Mengulas segala sejarah yang berkaitan dengan kehidupan beliau, mulai dari pertama kali Khadijah melamar Muhammad untuk menjadi suaminya, peristiwa penerimaan wahyu yang pertama kali, pengangkatan Muhammad menjadi seorang Rasul dan Nabi, Keislaman Khadijah, perang dan segala perjanjian yang terjadiĀ  hingga akhir hayat Khadijah r.a.

Buku ini diterbitkan oleh penerbit Pena, ditulis oleh Abdul Mun’im Muhammad, cetakan ke II tahun 2007.

Torey…

“…….Manusia tidakĀ  merasaĀ  penuh kasih dan tenang setiap saat. Manusia terkadang merasa jengkel atau marah atau lelah atau kecewa, dan semua itu menjadi bagian dari kita juga. Dan, sekalipun kita perlu mengendalikan emosi-emosi itu agar tidak menyakiti orang lain, itu tidak sama dengan bersikap seakan-akan semua emosi itu tidak ada. Dan tidak salah kalau kita merasakan emosi seperti itu. Kita mengatakan kebohongan emosi ketika kita bertindak seakan kita tidak mempunyai perasaan-perasaan ini.”

kutipan kalimat di atas kuambil dari buku Torey Hayden berjudul VENUS, duka lara si anak cantik. Kalimat tersebut diucapkan Torey ketika Julie, guru asisten, bersikap terlalu lemah lembut terhadap Shane, salah satu murid Torey yang menderita sindrom tourette, yang telah memecahkan patung kucing yang merupakan hadiah untuk Torey dari Billy (salah satu muridnya yang menderita Hyperaktif sehingga selalu bergerak liar dan meracau) dengan mengatakan bahwa tindakan Shane itu adalah kejadian yang wajar dan hanya suatu kecelakaan biasa. Padahal Torey ingin mengajarkan kepada Shane bagaimana menghargai milik orang lain.

Buku itu sendiri sesungguhnya menceritakan tentang Venus, seorang gadis afro-amerika yang menderita multi elektis, tidak mau berbicara sama sekali dan hanya berdiam diri bagaikan patung. Torey malah mengibaratkannya seperti tanaman, hidup tapi tidak merespon terhadap apapun. Kalau menurutku, buku ini hampir sama dengan cerita tentang Jadie,seorang anak yang juga tidak mau berbicara tentang apapun juga karena tekanan hidup yang dihadapinya. Bedanya kalau Jadie diakibatkan oleh kekerasan seksual yang dialaminya sedangkan Venus selain dikarenakan kekerasan seksual yang dialami oleh ibunya (wanda, yang baru berusia 16 tahun dan menderita keterbelakangan mental yang dihamili oleh pacar ibunya sendiri) juga karena minimnya rangsangan yang diterimanya sewaktu bayi dan balita serta karena penganiayaan yang dilakukan oleh Danny, pacar Teri (yang sebenarnya adalah neneknya tapi dianggapnya sebagai ibunya dan wanda dianggapnya sebagai kakaknya).

Membaca buku-buku Torey merupakan hal yang sangat menyenamgkan sekaligus menegangkan karena aku jadi lebih banyak tahu tentang sebab dan akibat yang akan ditanggung seorang anak yang menderita segala macam kecacatan, keterbelakangan mental, dan bagaimana seorang Torey mengintervensi murid-muridnya itu. Cara-cara yang dilakukan Torey sebenarnya juga sangat membantuku dalam memahami segala tingkah dan polah anak2 normal yang terkadang tindakannya juga teramat menjengkelkan. Ā  Ā  Membaca buku Torey adalah menambah wawasan dan pengetahuan bagaimana seharusnya bertindak dan berlaku terhadap anak, dan terkadang itu membuatku sedih karena aku tidak bisa memberikan perhatian secara penuh yang sebenarnya sangat dibutuhkan oleh anak2ku.

buku murrrraaaahhhh

hari ini aku baru bisa ke Jakarta Islamic Book Fair setelah berhari2 kasak-kusuk cari temen n rute busway yang ke arah sana. Tapi alhamdulillah banget misua mau nemenin.. asyik dehh.. berangkat naek taxi (nyaman booo…) plus disepanjang jalan lirak-lirik rute busway.. siapa tau next year ada JIBF lagi disana kan tinggal naek busway..murah meriah..pas sampe lokasi wooo….yang ketangkep mata pertama kali adalah.. DISCOUNT UP TO 80 %, DISkon 50 %, BUKU Rp 10000, MAJALAH 5000.., diskon…diskon..diskon.. ayo..ayo..ayo..belanja,belanja,belanja!!! pokoknya sikat!! (jadi kayak preman nih) . Emang bener2 surganya pecinta buku… gue ngeborong banyak buku en majalah apalagi misua lagi baek hati mbayarin semuanya…makasih ya say…setelah puas mborong ..pulangnya naek busway… ya iyalah, duitnya udah kekuras buat beli buku šŸ™‚ eh..enggak ding… misua masih nawarin naek taxi kok cuman akhirnya kita deal naek busway aja… he..he..he.. biar ngiritan dikit. Moga2 tahun depan ada JIBF lagi, trus dikasih Allah rezeki yang meluber hingga bisa mborong buku lagi….amiin….

Ketemu juga blog nya!

aduh..duh.. Allah itu emang Maha Segalanya.. belum juga ada 10 menitan nulis kalo gak tau alamatnya Pak Haris eh..langsung aja dikasih tau blog beliau, Subhanallah… maap ya Pak Haris, jadi mbaca-mbaca….(sssttt, dulu saya sempet cemburu lho sama yang namanya tante neng {ngewakilin Bunda Inong maksudnya}, soalnya kokĀ  cepet banget bisa nggantiinĀ  bundaĀ  Inong, tapi setelah baca blog Bapak jadi ilang itu cemburu dan berubah jadi do’a dan pengharapan bahwa tante neng nanti bisa mbantu bapak mengasuh dan merawat Zidan dan Syifa) dan semoga Zidan dan Syifa jadi anak yang sholeh dan sholehah yaa.. amiiinn..

Kenangan Bunda Inong

Sudah beberapa minggu ini aku surfing di google mencari2 segala web yang mengandung kata ‘dapur’ dan kebetulan dapur bundazidan&syifa yang menarik perhatianku. Blog ini digawangi oleh seorang ibu (Inong) yang sangat kreatif dalam memasak dan gak pelit membagi resepnya. Sebenarnya aku sudah lama mengenal nama Bunda Inong dari beberapa milis namun aku gak pernah nyangka kalo ternyata beliaunya sudah berpulang ke rahmatullah ( semoga Allah membalas segala kebaikan beliau). Sempet kaget and syok juga karna pernah terbersit keinginan untuk ikutan milis DB (masih online gak yaaa?) karena aku termasuk orang yang suka ngublek dapur šŸ˜€ meski dengan pengalaman yang super duper mepet. Sekarang jadi agak mikir dikit kalo mau pake resep beliau musti minta ijin ke siapa? (apa ke suami beliau yaa {Pak Haris} — sayangnya gak tau alamat blog beliau ;-( ) tapi moga2 bunda Inong gak keberatan yaaaa resepnya dipake toh insya Allah nanti pahalanya terus ngalir ke Bunda yaaaa, amiiin. Sementara ini aku masih terus surfing di blog Dapur Bunda, berharap mendapat banyak pengetahuan dan tentunya surf juga di blog yang nge-link di situ.