life is beautiful

Pelangi kehidupan, Lika-liku Rasa

update, 2010, hari-hari yang terlewatkan

Hmmmmm..sudah lama ya gak update rumah maya ini…begitu banyak yang telah terlewat yang tak sempat kutuangkan dalam tulisan. Hingga memasuki tahun 2010, tahun baru, tahun dimana segala asa kembali disambungkan untuk diusahakan tercapai setelah ditahun sebelumnya belum dapat terselesaikan.
Ngomong2 tentang hari yang terlewatkan yang belum sempat kutuliskan, ada satu peristiwa yang hingga saat ini masih aku jalani, dan begitu ingin aku tuliskan. Meski bukan berita gembira tapi siapa tahu bisa bermanfaat untuk mereka yang mungkin tersasar ke rumah maya-ku ini.
Well…sudah sejak sebelum puasa tahun kemarin (2009) aku mengalami nyeri leher, pundak dan menjalar sampai ke lengan kanan hingga aku tak bebas lagi beraktifitas. Dan jika nyeri itu begitu hebat maka akan membuat kepalaku terasa ditarik-tarik, sakit tak karuan. Gejala awalnya sih cuma nyeri di leher kanan (tengeng-jawa red) dan sudah ku konsultasikan ke dokter kantor, oleh beliau aku diberi gel untuk penghilang nyeri, namun meski telah kuoleskan berkali2 nyeri itu tak hilang juga bahkan makin parah hingga untuk sekedar ngetik pun aku tak sanggup berlama-lama (padahal kerjaan utamaku ya..berhubungan dengan entry data :( )
Akhirnya merasa gak kuat lagi aku mengunjungi dokter neurologi (ahli syaraf), diagnosa pertama..kekakuan otot..well..mungkin juga…dan aku diberikan beberapa jenis obat untuk kuminum. Setelah beerapa kali minum obat, nyeri itu sedikit berkurang namun hingga habis obat kuminum rasa nyeri itu masih ada.
Aku pun kembali ke dokter…kunjungan kedua ini aku ‘dihadiahi’ tiga suntikan di pundak kanan dan beberapa obat dan jika belum hilang juga disarankan untuk MRI, Alhamdulillah untuk beberapa hari nyeri itu hilang..tapiiiiiiiiiiiiiiiii….begitu obat habis belum hilang juga nyeri itu…kembali aku ke dokter dengan persiapan metal (dan pengetahuan tentang MRI yg kuperoleh dari mbah google) bahwa aku akan di MRI, dan kebetulan dokter yang dulu menanganiku di RS itu adalah dokter konsulen dan hanya pasien baru yg akan ditangani dokter konsulen…hmmmmmm…ya….baiklah…toh kupikir semua dokter itu sama..jadilah aku ditangani dokter lain dan diluar dugaan dokter ini tidak merekomendasikan utk MRI tapi CT scan…oh my God! Kok jadi CT-scan?
Ya sudahlah..kuterima surat pengantar CT-Scan, tp tidak segera kulaksanakan..kenapa? karna aku lebih memilih MRI yang meskipun harganya mahal tp lumayan aman dibandingkan CT-Scan yang menggunakan sinar-X dan hasilnya pun jauh lebih akurat MRI. Maka dengan nyeri yang harus kutahankan serta kegamangan hati, aku bertanya kesana-kemari tentang sakit yang kualami serta kemungkinan pengobatan lain. Kembali mbah google menjadi tumpuan harapanku…dari beberapa blog kutemukan bahwa penyakit ini bisa disembuhkan dengan fisioterapi namun tak ada klinik fisioterapi yang menerima pasien tanpa rekomendasi dokter! ow..ow…
Tapi aku tak mau berputus asa..selama berhari2 kutelusuri layar komputer untuk mendapatkan klinik fisioterapi yang menerima pasien tanpa rekomendasi dokter..dan Alhamdulillah akhirnya kutemukan juga, sebuah klinik di daerah Joglo Jakarta barat mau menerima pasien tanpa surat dokter. Setelah berkonsultasi dengan terapisnya (Bpk Yudi) melalui blog beliau, aku sepakat untuk datang. Yang jadi kendala adalah..jaraknya yang lumayan jauh dari kantor maupun dari tempat tinggalku serta tidak adanya terapis perempuan yang berarti aku harus mengajak suamiku, well…..ngerasa sungkan juga sih..apalagi suamiku sempat pesimis kalo terapi ini bakal berhasil…tapi kupaksakan beliau untuk mengantarku sekali saja pada kunjungan pertama di bulan November 2009.
Disana aku menerima tindakan penarikan leher (aku gak tau apa namanya), pemanasan bahu dengan lampu sinar merah, pemijatan dengan alat yang seperti besi bulat yang terasa hangat dan pemijatan manual (dengan tangan), selanjutnya bagian lenganku diterapi dengan sengatan listrik selama beberapa menit dan terakhir pemijatan manual lagi. Subhanallah….selesai terapi kepalaku terasa ringan, nyeri dileher menghilang dan nyeri dilengan berkurang jauh. Aku mengulangi terapi ini sebanyak 3 kali dan benar2 jauuuuuuuh berkurang nyeri itu hingga tinggal nyeri di bahu yang kadang2 masih timbul. Sebenarnya aku masih diharapkan untuk datang sekali lagi..tp terhambat adanya demo pada hari buruh nasional, besoknya terhambat lagi karena suamiku harus tugas keluar kota (selama tiga kali terapi suamiku bersedia mengantar), besoknya lagi terhambat karena aku harus menyelesaikan kerjaan yang mengalir bak air bah di bulan Desember hingga berlarut2 tak terlaksana terapi itu.
hmmmmmppppffffff………dengan rasa sedikit terpaksa kudatangi lagi RS untuk melaksanakan rekomendasi dokter neurologi untuk CT Scan..dan wow….ajaib begitu aku masuk ke ruang radiologi, petugas disana menyatakan bahwa sudah 5 hari alatnya rusak, kalau mau MRI cervical ada. Hmmm..mungkin memang nasibku harus MRI. Maka dengan rekomendasi terbaru dari dokter, aku mendaftar dalam daftar antrian pasien MRI dan mendapatkan jadwal MRI tanggal 20 Januari 2010.
Pengalaman MRI di tulisan berikutnya ya………. :)

January 25, 2010 Posted by issaura | My day | | 2 Comments

Menteri terbaik Kabinet Indonesia Bersatu jilid I

Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II telah terbentuk…dan kinerja para Menteri di KIB jilid I telah bisa kita rasakan. Kalau menurut saya pribadi, ada beberapa menteri yang betul2 terlihat gebrakannya selama menjabat sebagai seorang pimpinan sebuah Departemen yang telah dipercayakan kepada mereka. Ini dia (no.bukan merupakan urutan keberhasilan ya…) :
1. Menkes Siti Fadilah Supari, beliau merupakan menkes yang betul2 memperhatikan kesejahteraan rakyat kecil melalui program2 yang memberikan kemudahan akses mendapatkan pelayanan yang murah dan berkualitas untuk rakyat miskin. Program2-nya benar2 pro rakyat. (Menurut seorang teman yang merupakan staf beliau, Menkes Siti Fadilah Supari adalah seseorang yang cepat merespon segala laporan tentang pelayanan kesehatan, meskipun kata sang teman, cukup merepotkan dalam perencanaan pengalokasian dana karena sering merealokasikan suatu pos pendanaan untuk pos lain yang lebih memerlukan..he..he.. tapi kalau untuk kemaslahatan rakyat banyak beliau patut diacungi jempol), seorang menteri yang berani bersuara lantang dalam menyatakan kebenaran (masih ingatkan tentang perdagangan virus penyakit?, tentang penghentian kerjasama dengan NAMRU dan yang terbaru adalah keberanian beliau dalam memasukkan tembakau dalam golongan obat2an psikotropika dan menuntut dilakukannya investigasi atas hilangnya sebuah pasal tentang rokok dalam UU yang telah disetujui DPR )
2. Mentan Anton Apriantono, beliau merupakan mentan yang mampu mewujudkan swasembada beras setelah sekian lama Indonesia harus mengimpor beras. Melakukan respon yang positif atas kasus-kasus peternakan.
3. Menkeu Sri Mulyani Indrawati. Hmmm….kebijakan2 beliau dibidang fiskal patut diacungi jempol.
4. siapa lagi ya??

Dan yang pasti adalah Wakil presiden Jusuf Kalla…seorang Wapres yang sangat cepat dalam mengambil suatu keputusan/kebijakan….mungkin karena beliau orang bisnis ya..jadi sudah terbiasa cepat dalam memutuskan suatu hal. Pokoknya beliau nih mantap lah….

Opini di atas adalah opini saya pribadi..bagaimana menurut anda? atau anda mau menambahkan daftar menteri KIB jilid I yang berhasil membuat gebrakan dalam kancah pemerintahan Indonesia?

Yang pasti, saya berharap..menteri2 terpilih dalam KIB jilid II lebih baik daripada para pendahulunya…semoga… :-)

October 27, 2009 Posted by issaura | Uncategorized | | 2 Comments

Muatan Lokal

Hari Sabtu kemarin, aku menghadiri pertemuan di sekolah anakku disebuah SDIT dengan maksud utama mengambil rapot narasi. Sebelum para ortu bisa mendapatkan rapot tersebut dan sambil menunggu berkumpulnya semua ortu, maka oleh kepala sekolah kami dikumpulkan di masjid sekolah. Dalam acara tersebut, kepala sekolah menyampaikan laporan hasil perjalanan beliau ke Padang dalam rangka menyampaikan bantuan dari sekolah untuk korban gempa. Setelah itu, dijelaskan juga tentang rencana penggunaan dana BOS yang akan cair bulan November 2009, serta kebijakan2 sekolah lainnya. Semuanya masih oke untuk diterima..begitu masuk ke penjelasan mengenai apa saja pelajaran yang akan masuk dalam ujian akhir, aku agak terusik…karena muatan lokal (karena kami masuk wilayah Jawa Barat, maka muatan lokal tersebut adalah Bahasa Sunda) juga masuk meskipun bukan untuk ujian nasional tp juga diperhitungkan untuk kelulusan siswa. Apalagi ujiannya menyangkut ujian tulis dan praktek.
Aku bukannya anti dengan muatan lokal..karna kuyakin semua sekolah di Indonesia ini ada muatan lokal sesuai dengan wilayahnya. Cumaaaa…..mbok ya gak usah dimasukkan kedalam ujian akhir gitu loh..apalagi juga berpengaruh pada kelulusan siswa..karna bagi mereka yang bukan orang lokal pasti akan mengalami kesusahan membantu anak2-nya.
Contohnya keluargaku yang gado2..aku berasal dari Jawa Timur dan suami berasal dari Sumatra…sehari2 bahasa yang kami pergunakan adalah bahasa Indonesia dan sedikit2 bahasa Jawa…sedangkan diperumahan kami juga mayoritas adalah pendatang…..gimana bisa mendapatkan pengalaman berbahasa Sunda? Kalau secara tulis, okelah bisa dipelajari meskipun bahasa Sunda itu penulisannya rada ribet mirip2 bahasa Inggris tp masih bisa dibantu dengan kamus, lha kalau secara lisan? euleuh..euleuh…

October 26, 2009 Posted by issaura | Uncategorized | | 1 Comment

Masang logo visit indonesia di kaos MU?

“Logo Visit Indonesia sedang diupayakan terpasang di kaos tim sepak bola asal Inggris, Manchester United (MU). “Kami sedang mengupayakan agar logo Visit Indonesia bisa terpasang di kaos resmi MU,” kata Direktur Jenderal Pemasaran, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Sapta Nirwandar, di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2009. Ia mengatakan, untuk dapat memampangkan logo tersebut, pihak MU menawarkan biaya sebesar Rp496 milyar selama setahun. Jika tercapai kesepakatan maka logo tersebut akan digunakan secara resmi di kaos MU dan terpampang pada setiap kali pertandingan termasuk pertandingan persahabatan mereka. “Dan itu akan terpampang dalam semua merchandise MU termasuk kaos resmi mereka,” katanya.”

Hah…? masang logo Visit Indonesia di kaos MU? apa gak salah tuh? Jadi mikir nih..kok ya bisa orang Depbudpar punya ide kayak gitu….apa gak malah malu-maluin? MU sendiri yang notabene akan mendapatkan bayaran buat kedatangan mereka ke Indonesia aja langsung membatalkan karena takut kena bom kok malah disuruh iklan visit Indonesia…hhhhh..(geleng-geleng kepala mode on)
Yang dibayar aja ogah apalagi yang musti bayar sendiri? Kelihatan banget nih kalo MU gak punya malu…jika sampai menerima pembayaran Rp496 milyar untuk pemasangan logo visit Indonesia yang mereka sendiri gak mau visit!manchester_united
Lagian uang segitu banyak daripada dibayarkan ke MU ya mending buat rakyat Indonesia sendiri yang masih kekurangan…
Alasan biar Indonesia lebih dikenal di dunia? hmmm…percaya deh..dengan kejadian meledaknya bom di 2 hotel milik Amerika aja sudah membuat Indonesia terkenal ke seantero penjuru dunia..ngapain lagi pake pasang iklan di kaos MU yang notabene menolak mengunjungi Indonesia, negeriku tercinta ini? indonesiaunite
hmmmm……..kapan belajarnya bangsaku ini……….
Come and joint Indonesia Unite !!

July 23, 2009 Posted by issaura | Uncategorized | | 1 Comment

Pameran Flona Jakarta

He..he..he.. maaf ya..kemarin salah ngeposin tanggal..penyelenggaraan pameran Flona di Lapangan Banteng Jakarta dimulai tanggal 17 Juli s.d 20 Agustus 2009 (kemarin ditulis 17 Juli s.d 8 Agustus 2009).
So..masih banyak kesempatan kok buat kita jalan2 ke sana..yuk..yuk..yuk…

DKI Jakarta

DKI Jakarta

July 23, 2009 Posted by issaura | Uncategorized | | No Comments Yet

Pameran Flona di Jakarta

Setiap tahunnya pameran Flona diadakan di Jakarta, dan seperti tahun2 sebelumnya pameran kali ini diselenggarakan mulai tanggal 17 Juli 2009 s.d 8 Agustus 2009.
Hari ini adalah kali ketiga aku mengunjungi Flona, selain karena aku memang suka dengan tanaman dan hewan (terutama Ikan Cupang), letak pameranpun tak jauh dari kantorku. Di Lapangan Banteng, jadi tinggal jalan kaki saja dari kantor. Hari pertama, tujuanku hanya mau lihat2 saja sambil mencari pot hias dari kaca untuk tempat cupangku di rumah, sebenarnya guna pot kaca ini adalah untuk bertanam dengan media jelly namun akhirnya malah kupakai untuk beternak cupang ;-P dan akhirnya tetep aja aaku membawa pulang sebatang kaktus berbentuk bunga berwarna merah keunguan seharga Rp5000,- lumayan murah untuk ukuran sebesar itu…hari kedua, aku membawa serta anak2ku dan keponakan serta adikku berkunjung ke Flona…wah senang sekali mereka, selain mencicipi (dan tentu pula akhirnya beli se-cup cocktail lidah buaya) segelas kecil cocktail lidah buaya yang rasanya asam manis, kamipun berkeliling melihat2 binatang2 yang lucu2. Ada ular yang bisa dipegang, ada keong yang ‘rumahnya’ di cat warna-warni, kura2 brazil yang masih imut, macam2 ikan, kelinci, anjing, kucing dan tentu saja bunga2 yang begitu subur dan indah. Dan pastinya aku pulang dengan membeli seekor ikan cupang hias warna hijau kebiruan seharga Rp15000.. (mahal juga sih..tp lumayan murah juga jika dibandingkan harus pergi ke jalan Kartini), misiku mencari pot hias dari kaca belum tercapai :-(
Hari ketiga inipun, tujuan utamaku adalah hunting pot kaca, namun lagi tak kutemukan kios yang menjual pot seperti yang kuinginkan. Kurasa, untuk flona kali ini tidaklah selengkap flona tahun kemarin…dimana bermacam2 bentuk pot dan media tanam dari jelly banyak dijual. Hah..sedih deh…padahal beberapa waktu yang lalu di Matahari Atrium ada pot kaca yang didiskon hingga 60% tidak kuambil gara2 menunggu pelaksanaan flona…berharap kios yang dulu ikut berpartisipasi lagi….ya..sudahlah…mungkin belum waktunya. Dan akhirnya yang kudapatkan malah alat penyemprot tanaman yang dari dulu diinginkan suamiku dan memang kuakui harganya benar2 murah, untuk ukuran 3 liter hanya dihargai Rp28000 padahal kalo di toko harganya mencapai Rp50000 lebih :-) Selain itu, aku juga membeli makanan ikan. yah..lumayan buat sedikit menghilangkan kekecewaan karena tidak mendapatkan pot kaca yang kuinginkan…..

July 22, 2009 Posted by issaura | My day | , , , , , | No Comments Yet

Bedah buku ‘Deadly Mist’ Upaya Amerika merusak kesehatan Manusia

Hari Senin kemarin tanggal 20 Juli 2009 bertepatan dengan perayaan Isra’ Mi’raj, di Masjid perumahan DepKeu dilakukan bedah buku Deadly Mist upaya Amerika merusak kesehatan manusia dengan pembicara penulis buku tersebut yaitu Mr. Jerry D.Grey.
Dalam bedah buku tersebut Mr. Grey memaparkan bagaimana Amerika berupaya merusak kesehatan manusia tidak hanya melalui perang, makanan, namun juga melalui penyebaran wabah penyakit.
Mr. Jerry D Grey merupakan orang Amerika yang telah menjadi muallaf dan telah menjadi WNI adalah mantan anggota Angkatan Udara Amerika dan seorang mantan jurnalis di salah satu media terkenal di Amerika. Beliau telah melihat banyak sekali upaya2 Amerika dalam merusak kesehatan manusia. Tujuan utama upaya Amerika itu adalah untuk menciptakan suatu dunia yang berada dalam satu tatanan yaitu tatanan yang diinginkan oleh Yahudi yang telah lama bercokol di parlemen Amerika. Dalam bedah buku tersebut, beliau juga menceritakan bagaimana Amerika menjadikan rakyatnya sendiri sebagai tikus percobaan terhadap segala penemuan terbaru mereka, entah itu senjata atau virus/bakteri penyakit. Pernah suatu ketika beberapa orang tentara dimasukkan ke dalam suatu ruangan tertutup dan disemprot dengan suatu cairan hingga tentara2 itu meninggal.
Mr. Jerry D Grey pun mengungkapkan suatu fakta yang mengejutkan bahwa pada tahun 1977 salah seorang Presiden Amerika (saya lupa namanya) menandatangani suatu dokumen (millenium report card) yang isinya persetujuan untuk memusnahkan sebagian penduduk dunia yang mempunyai kulit berwarna (Afrika, Asia) dengan tujuan menghalangi mereka memimpin dunia dan menjadikan warga kulit putih sebagai satu2nya penguasa di dunia. jadi teringat dengan mendiang Michael Jackson yang telah mengubah warna kulitnya menjadi putih, apakah dia sudah tahu tentang rencana Amerika ini?
Beliau juga menyinggung tentang virus flu Babi yang kini tengah melanda dunia. Bagaimana Presiden Barack Obama yang telah mengunjungi Meksiko bisa lolos dari pemeriksaan dan oleh para dokter disana dinyatakan bahwa Presiden Amerika tersebut telah mendapatkan vaksin anti flu babi sebelum memasuki Meksiko! Coba bayangkan….di saat seluruh dunia sedang kebingungan mendapatkan obat untuk mencegah flu babi, Presiden Amerika telah menerima vaksin-nya bahkan sebelum virus itu menyebar!!!
Begitupun dengan vaksin yang diberikan untuk balita2 di seluruh dunia (imunisasi), pada dasarnya vaksin itu tidaklah membuat tubuh manusia menjadi kebal, melainkan malah membunuh sistem kekebalan tubuh manusia itu sendiri karena ternyata di dalam vaksin2 itu ditemukan sejumlah mercury, hal ini diperkuat dengan sikap 30% dokter Amerika yang menolak keluarganya mendapatkan imunisasi!
Mr.Jerry D Grey pun bekisah bagaimana beliau dulu sebelum menjadi tentara jarang sakit namun setelah menjadi tentara malah sering sakit2an karena seringnya mengkonsumsi bermacam2 vitamin yang diberikan negaranya dengan dalih untuk memperkuat daya tahan tubuh para tentara.
Beliau juga mengingatkan, bagaimana dulu Indonesia telah dinyatakan bebas polio selama bertahun2 namun tiba2 beberapa tahun kemudian di Jawa Barat ditemukan ratusan anak yang menderita polio! Menurut analisis beliau, hal itu terkait dengan bantuan Indonesia dalam memberikan vaksin polio yang aman kepada suatu negara di afrika yang telah menolak bantuan vaksin polio dari PBB karena diketahui mengandung zat yang berbahaya! Ada kemungkinan semua itu adalah balasan dari Amerika karena merasa dipermalukan dan tentu saja karena vaksin2nya menjadi tidak laku!
Beliau juga mengingatkan agar kita selalu berhati2 dan tidak gampang meminum obat2an buatan pabrik karena sebenarnya obat itu dibuat bukan untuk menyembuhkan secara total tetapi dibuat sebagai penyembuh sementara untuk kemudian sakit lagi, tentu hal ini terkait dengan industri farmasi yang sampai saat ini dikuasai oleh Amerika, bahkan pemegang saham terbesar pabrik farmasi Amerika adalah mantan Presiden George W Bush dan keluarganya.
Bahkan dalam urusan kesehatan ini Amerika bekerja sama dengan PBB dan media massa barat.
So, kalo sudah begini apalagikah yang bisa kita percayai dari AMERIKA dan UN?

July 21, 2009 Posted by issaura | Perpustakaanku | | No Comments Yet

Mesin Jahit Singer

Lagi bingung nih…cari mesin jahit singer type 2662. udah nanya ke mbah Google tp datanya semuanya lawas.
Udah nanya juga ke Singer yang di Harmoni, tp katanya udah gak diproduksi lagi. Weh…..masa iya sih, Singer type lengkap gak diproduksi lagi…? :-(
Hmmmm…….ada yang bisa kasih tahu gak ya..dimana bisa kudapatkan Singer type 2662 itu, or kebenaran berita kalo type tersebut udah gak diproduksi lagee?
Help please……

July 15, 2009 Posted by issaura | Uncategorized | , | 4 Comments

Pembantu oh pembantu

Artikel ini saya ambil dari Eramuslim.com

Pembantu Baru
Kamis, 09/07/2009 12:45 WIB
Cetak | Kirim | RSS

Mencari pembantu rumah tangga kadang mirip menyeleksi pembantu kepala negara. Perlu ketelitian agar pembantu dan yang dibantu bisa selalu cocok. Cuma bedanya, pembantu di keluarga tidak perlu volvo atau sedan lainnya. Pendidikannya pun tidak ada yang sarjana.

Gampang-gampang susah. Itulah yang bisa disimpulkan para ibu soal mencari pembantu rumah tangga. Gampang karena kriteria pembantu tak perlu jelimet. Tak perlu visi-visian. Tak perlu pendidikan khusus. Tak perlu wajah menarik. Usia pun bisa fleksibel. Yang penting, sehat dan masih punya tenaga.

Tapi, urusan segampang itu ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Rumit. Bahkan, bisa ‘makan’ hati. Hal itulah yang kerap dialami Bu Desi.

Ibu tiga anak ini perlu banyak sabar dalam soal pembantu. Entah sudah berapa belas pembantu yang sempat kerja, tapi selalu nggak cocok. Bu Desi sendiri bingung kenapa mesti selalu begitu. “Saya yang salah, atau…,” ungkapan ragu Bu Desi ketika lagi-lagi tak ada kecocokan.

Pernah ada pembantu yang kerja di rumah Bu Desi. Usianya empat belas tahun. Masih satu kampung sama Bu Desi. Sebenarnya, Bu Desi agak keberatan dengan usia semuda itu. Tapi karena anak yatim, dan perlu meneruskan sekolah, Bu Desi tidak keberatan. Selain dapat gaji, kamar, dan makan; ibu yang juga pegawai kantor ini rela membiayai sekolah pembantunya. “Hitung-hitung menolong anak yatim!” ucap Bu Desi ke seorang tetangga suatu kali.

Satu bulan berjalan normal. Pembantu Bu Desi bisa membagi waktu: antara kerja dan belajar. Toh, kerjaannya pun tidak berat. Cuma menjaga anak-anak di rumah. Sementara, soal masak masih dipegang Bu Desi. Bu Desi dan suami pun bisa tenang berangkat kerja. Tak bingung lagi soal siapa yang ngurus tiga anaknya yang masih SD.

Ketidakcocokan mulai terjadi ketika ada pemuda datang ke rumah Bu Desi. “Ada Wati, Bu?” ucapnya ramah. Bu Desi agak bingung. Ada perlu apa seorang pemuda datang jam delapan malam. “Teman sekolah Wati?” tanya Bu Desi. “Iya!” jawab si pemuda spontan. “Ada perlu apa?” tanya Bu Desi lagi. Ia mengira, tamu itu mau nanya soal pelajaran sekolah. Tapi, sambil cengengesan si pemuda itu bilang, “Mau ngajak nonton, Bu! Sudah janjian!”

Astaghfirullah! Bu Wati kaget. Gimana mungkin bocah empat belas tahun, baru satu bulan di Jakarta; sudah bisa janjian nonton. Usut punya usut, sudah dua pekan pemuda tadi biasa mampir ke rumah Bu Desi. Dan itu di saat Bu Desi dan suami masih di kantor. Padahal, tiap selesai salat Subuh, Bu Desi kerap memberikan pengajian khusus buat sang pembantu. Dengan sangat terpaksa, Bu Desi mengembalikan Si Wati ke kampungnya. Tapi, ia tetap terus ngasih biaya sekolah. “Itu lebih tenang buat saya, Mas,” ucap Bu Desi ke suaminya.

Sepekan setelah itu, Bu Desi dapat pembantu baru. Usianya sekitar lima puluhan. Cukup tua buat seorang pembantu wanita. Tapi buat Bu Desi, hal itu nggak masalah. Justru ia berharap, orang seperti itu lebih pengalaman, tekun, dan tidak was-was urusan pergaulan. Bu Desi juga senang karena pembantu barunya itu pandai masak.

Karena masih satu RW, pembantu baru ini biasa pulang pergi ke rumah Bu Desi. Jam setengah enam pagi, ia sudah ketuk pintu depan rumah Bu Desi. Dan kesibukan pun dimulai: memandikan anak-anak, cuci piring, cuci pakaian, dan siangnya memasak. Inilah tugas yang sebelumnya biasa dipegang Bu Desi. Sang pembantu baru pamit pulang menjelang Maghrib. Karena saat itu, Bu Desi sudah di rumah.

Kelihatannya memang normal. Hingga setelah empat bulan, ada yang aneh dengan pengeluaran masak rumah Bu Desi. Ia heran, stok sembako sebulan cuma bisa bertahan dua pekan. Mulai dari beras, gula, minyak goreng, makanan kaleng, bahkan susu anak-anak.

Awalnya, Bu Desi tidak curiga. Ia justru bersyukur karena anak-anak sudah doyan makan. Tak perlu vitamin tambahan lagi seperti yang ia berikan untuk anak-anak. Tapi, kok perubahannya begitu drastis. Apa masakan pembantunya begitu disukai anak-anak sehingga mereka menjadi rakus. Kayaknya nggak mungkin. Bu Desi mulai gelisah.

Suatu siang, Bu Desi izin kantor untuk pulang. Ia begitu penasaran kenapa anak-anak begitu banyak makan. Setiba di rumah, tiga anaknya memang sedang asyik makan. Tapi, pembantunya tak di tempat. “Bibi kemana, Nak?” tanya Bu Desi ke anak-anak. “Pulang, Ma!” jawab ketiganya hampir bersamaan. “Ngapain?” tanya Bu Desi lagi. “Bawa makanan ke rumah Bibi!” ucap si sulung sambil makan.

Deg. Bu Desi mulai gelisah. Kegelisahan itu kian menjadi ketika si sulung cerita kalau kegiatan bawa makanan itu sudah berlangsung lama. “Ya Allah…!” Bu Desi lemas. Ia terduduk lunglai mendengar itu. Bukankah gaji selama ini dibayar tepat waktu. Dan gaji itu tergolong besar buat umumnya pembantu di Jakarta. Tapi, kenapa mesti bawa-bawa makanan segala. Kenapa nggak minta dengan baik-baik. Seribu satu tanda tanya bergelayut di kepala Bu Desi. Lagi-lagi, Bu Desi mengalami ketidakcocokan dengan pembantunya.

Seminggu sudah pembantu baru Bu Desi bekerja. Tidak terlalu muda, juga tidak terlalu tua. Perilakunya pun baik. Tidak bawa-bawa makanan karena rumahnya jauh di kampung. Tekun dan sabar.

Hingga suatu hari, Bu Desi mengajak anak-anak dan pembantu salat Maghrib. “Bi, salat bareng, yuk!” ajak Bu Desi ke sang pembantu. “Maaf Bu. Saya tidak salat!” jawab pembantu Bu Desi sambil senyum. “Lagi halangan, ya?” tanya Bu Desi tak kalah ramah. “Maaf Bu. Saya agama lain!” jawab pembantu Bu Desi lebih ramah lagi. Mendengar itu, Bu Desi cuma bisa bengong.

(muhammadnuh@eramuslim.com)

Apa yang tertulis dalam artikel di atas adalah realita yang memang benar2 saya alami. Sekian banyak orang yang pernah ikut saya, hanya 3 orang yang benar2 berkenan di hati, hingga sampai saat inipun saya masih mengharap mereka suatu saat kembali membantu saya…ya..meskipun itu hal yang sulit untuk terjadi karena mereka bertiga keluar karena menikah dan pergi menjadi TKW di Malaysia….
Paragrap terakhir artikel tersebut juga pernah saya alami.
Bingung memang….tapi apa mau dikata, ibu rumah tangga yang merangkap menjadi pekerja memang membutuhkan bantuan seorang pembantu dan rangkap jabatan itu masih ditambah menjadi auditor untuk mendapatkan pembantu yang terbaik setiap tahunnya ;-P

July 13, 2009 Posted by issaura | Uncategorized | | No Comments Yet

Tupperware

Hai..ini masih ada hubungannya dengan tulisanku terdahulu tentang nge-MP-i. Gara2 MP juga aku jadi kembali jatuh cinta pada Tupperware (disingkat TW aja kali yaa…) ini :-)
Dulu sih..sebelum menikah aku juga udah suka dengan produk ini bahkan sempat jadi member (eh..ternyata suamiku juga penggemar TW..he..he..)
Nah..kemarin2 tuh gara2 aku beli produk tupperware (compact cooking oil) ke tetanggaku aku jadi mood buat nge-google-kan si TW ini, n ketemu deh dengan online store di MP. dan ternyata banyak dealer/manager TW yg juga jualan di MP dan ngasih discount hingga 30% meskipun kita bukan member.
Nah..dari sana juga aku jadi ikutan member lagi. Awalnya sih karena aku pingin bisa dapet produk2 Ezyliving trus aku nanya2 gimana caranya, ternyata harus member Ezyliving Club (ELC) dulu n kalo mau dapet discount dari harga ELC ya jadi member TW sekalian…ya udah..jadi deh..diriku member dua2nya.he..he..he..
Sekarang aku udah ada downline meskipun baru satu orang (alhamdulillah..) and yang pasti selain dapet harga member kalo beli produk TW aku juga dapet starchart yang bisa dituker dg produk2 TW yang lain.
Oke..buat yang sudah kesasar di blog-ku ini dan tertarik buat beli produk TW or mau jadi member TW…monggo, silahkan…(bisa melalui aku juga lho….)

ps. send me email at midah75@gmail.com…..ditunggu ya…. ;-)

June 19, 2009 Posted by issaura | Uncategorized | | 2 Comments